Breaking News

Bakal Nasi Bebas Racun, Pakai Jalan Masak ala Ilmuwan

Bakal Nasi Bebas Racun, Pakai Jalan Masak ala Ilmuwan

0 0

VIVA   –  Ternyata, nasi menyimpan racun arsenik lebih banyak dibanding makanan lainnya. Tetapi, para peneliti telah menemukan jalan memasak yang dapat mengurangi senyawa itu, dengan tetap mempertahankan nutrisi di dalamnya.

Faktual, senyawa beracun itu didapatkan sejak padi yang ditanam di ladang dan terendam banjir. Padi makan senyawa karsinogenik alami pada tanah.

Dalam sebuah belajar oleh Ilmuwan Pertanahan dari Universitas Sheffield Inggris, Manoj Menon & timnya menyelidiki sejumlah metode membakar beras. Mereka mencari cara buat mengurangi arsenik, namun tetap mengelola kadar nutrisinya, seperti dilansir laman Science Alert , Rabu  4 November 2020.

Ada empat proses memasak nasi yang diteliti. Mulai dari penyerapan, nasi yang dicuci dan tidak, hingga nasi basah serta setengah matang.

Hasilnya, mereka menemukan nasi setengah matang dengan metode peresapan atau PBA dapat mengurangi arsenik. Cara ini juga bisa mempertahankan  nutrisinya.

Cara memasaknya yakni dengan membawa air mendidih sekitar empat gelas dalam mulia cangkir beras. Lalu masak selama lima menit.

Setelah itu hilangkan air, yang telah menghilangkan arsenik di dalam nasi. Tambahkan air biasa sebesar dua gelas per satu cangkir beras. Terakhir, tutup nasi & masak dengan api kecil. Kerjakan ini hingga semua air terserap.

“Kami sangat merekomendasikan metode ini sambil menyiapkan nasi untuk bayi dan anak-anak, karena mereka sangat rentan pada risiko terkena racun arsenik, ” perkataan Menon.

Metode ini menghilangkan racun sebanyak 54 upah pada beras merah dan 73 persen  dalam beras putih. Nutrisi yang dipertahankan paling banyak adalah fosfor, kalium, magnesium, zinc, & mangan.

Baca juga:   Virus COVID-19 Mampu Dideteksi Lewat Batuk

Happy
0 %
Sad
0 %
Excited
0 %
Sleepy
0 %
Angry
0 %
Surprise
0 %