Breaking News

mencermati-ketidakpuasan-pelanggan-terhadap-akses-internet-di-rumah-1

Mencermati Ketidakpuasan Pelanggan Terhadap Kanal Internet di Rumah

0 0

Promo menarik pada undian Data Sidney 2020 – 2021.

VIVA   –  Secara nasional, kepadatan jumlah  smartphone  di rumah tangga mengalami kemajuan dua kali lipat dibandingkan lima tahun lalu.

Saat ini, sama ada 4  smartphone  dalam keluarga. Tak dapat dipungkiri lagi, pertambahan ini membayangkan tingginya kebutuhan akan internet di keluarga.

Pandemi sungguh telah menciptakan kebiasaan baru. Banyak orang terhubung dengan internet karena harus mengikuti protokol kesehatan dengan mengurangi mobilitas serta menghindari kerumunan. Aktivitas klub pun semakin menjamur dilakukan melalui  online.

Hal ini selalu seperti dijelaskan Lulumba Sirait, seorang pakar berpengalaman di industri telekomunkasi.  

Menurutnya, pandemi Covid-19 telah berdampak berarti terhadap  volume trafik operator internet, khususnya karena meningkatnya kesibukan di kawasan perumahan. Namun sebaliknya, terjadi penurunan trafik di kawasan perkantoran karena pembatasan kegiatan di kantor-kantor.

“Pengalaman Work From Home (WFH) & Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) cukup berjalan efektif berkat adanya sarana internet broadband yang disediakan operator internet, baik operator fixed broadband internet maupun operator mobile broadband internet, ” jelasnya.  

Waktu yang dihabiskan orang untuk berinternet kendati naik signifikan. Tahun 2020, rata-rata lama akses internet 8 hingga 9 jam per hari. Lebih mulia dibandingkan lima tahun berarakan yang rata-rata baru 4 jam per hari.

Menurut hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet indonesia (APJII) periode 2019 – 2020 kuartal kedua, jumlah pengguna internet pada Indonesia menjadi 196, 7 juta jiwa, sekitar 73 persen dari total total penduduk Indonesia. Jumlah ini mengalami peningkatan 25, 5 juta atau 8, 9% dibandingkan tahun 2018.  

Happy
0 %
Sad
0 %
Excited
0 %
Sleepy
0 %
Angry
0 %
Surprise
0 %