Breaking News

Pendiri TikTok Pernah Kerja di Startup dan Bangkrut

Pendiri TikTok Pernah Kerja di Startup dan Bangkrut

0 0

Pendiri TikTok, Zhang Yiming berhasil membuat TikTok menjadi sensasi sejak diluncurkan pada tahun 2016. Berkat TikTok yang menjangkau lebih dari 500 juta pengguna aktif bulanan, kini ia menjadi salah satu orang terkaya dunia berharta USD16, 2 miliar (Rp240 triliun).

Makin, miliarder asal China ini sudah menjadi orang terkaya ke-9 pada China. Zhang memiliki sekitar 24% saham dari perusahaan induk TikTok, ByteDance.

Menangkap juga:   Perusahaan Apple Kena Tipu

Pria berusia 37 tarikh ini lahir pada 1 April 1983. Ia merupakan lulusan Nankai University, Tianjin. Ia mengambil arah mikroelektronika sebelum beralih ke rekayasa perangkat lunak, dan lulus di dalam tahun 2005.

Pra mendirikan ByteDance, Zhang pernah menjelma karyawan di Kuxun, sebuah web perjalanan China sebagai insinyur & direktur teknis.

Pada tahun 2008, Zhang keluar daripada Kuxun untuk bekerja di Microsoft dan resign pada tahun 2009 untuk bergabung dengan startup Fanfou, meski akhirnya bangkrut.

Di tahun itu pula Zhang mengambil alih Kuxun yang hendak diakuisisi oleh Expedia. Bersamaan dengan Kuxun, Zhang serupa memulai 99fang. com sebagai perusahaan pertamanya.

Lihat Pula

Pada tahun 2011, Zhang melihat pengguna smartphone turut meningkat. Dia pun mengontrak seorang manajer profesional untuk menjemput alih 99fang sebagai CEO. Ia pun keluar dari 99fang untuk memulai ByteDance pada tahun 2012.

Sejak itu, ByteDance telah mengalami peningkatan yang luar biasa. Bahkan tekah membuatnya mendapatkan tempat di daftar 30 Under 30 Forbes China pada tahun 2013.

Sejak mengeluarkan TikTok di pasar internasional dalam akhir 2017, popularitas aplikasi video itu pun telah meroket, mencapai tonggak sejarah 500 juta pemakai aktif global pada Juli 2018.

Tiga bulan kemudian, ByteDance berhasil mengumpulkan lebih penuh dana yang menghargai perusahaan sebesar USD75 miliar, sebuah langkah dengan melipatgandakan kekayaan bersih Zhang dan menjadikannya sebagai orang terkaya di China.

Sayangnya, penjelajahan Zhang dengan TikTok dan ByteDance tidaklah mulus. Pada September 2020, Departemen Kehakiman Amerika Serikat menyuarakan Zhang sebagai corong Partai Komunis China dalam pengajuan hukum. AS menganggap TikTok dan ByteDance telah menjual data pengguna Amerika untuk China dan hal itu dianggap membahayakan AS.

Happy
0 %
Sad
0 %
Excited
0 %
Sleepy
0 %
Angry
0 %
Surprise
0 %