Breaking News

Penggunaan Pesan Instan Telegram Mulai Cari Untung

Penggunaan Pesan Instan Telegram Mulai Cari Untung

0 0

Bonus harian di Keluaran HK 2020 – 2021.

VIVA   –  Aplikasi pesan instan Telegram hampir mendekati 500 juta pengguna dan berencana menghasilkan penerimaan mulai tahun depan untuk membentengi bisnis tetap bertahan, menurut pendiri Telegram, Pavel Durov.

Dilansir dari situs TechCrunch , Kamis, 24 Desember 2010, Durov mengatakan dirinya dengan pribadi telah mendanai bisnis dengan saat ini sudah berusia tujuh tahun. Tetapi seiring berjalannya periode, dia berniat mencari cara men uang dari Telegram.

“Proyek sebesar kami membutuhkan setidaknya beberapa ratus juta dolar per tahun untuk terus berjalan, ” katanya.

Layanan tersebut sudah melampaui 400 juta pengguna aktif pada kamar April tahun ini. Perusahaan dengan berbasis di Rusia ini bakal memperkenalkan platform iklan one-to-many ke terbuka.

  “Ini adalah saluran yang ramah pengguna, menghormati privasi dan memungkinkan kami buat menutupi biaya server dan lalu lintas atau trafik, ” ujarnya pada saluran Telegram.

Bila Telegram memonetisasi saluran one-to-many melalui Maklumat Iklan, pemilik saluran akan menerima trafik gratis. Cara lain memonetisasi layanannya adalah melalui stiker premi dengan tambahan fitur ekspresif.

“Para seniman yang membuat stiker jenis segar ini juga akan mendapat beberapa keuntungan. Kami ingin jutaan pencipta di ekosistem Telegram dan bisnis kecil berkembang, memperkaya pengalaman seluruh pengguna kami, ” jelas Durov.

Sebelumnya beberapa analis berharap Telegram dapat memonetisasi maklumat melalui proyek token blockchain. Tetapi setelah beberapa penundaan dan urusan peraturan, Telegram mengatakan bahwa itu telah memutuskan untuk meninggalkan order tersebut.

Happy
0 %
Sad
0 %
Excited
0 %
Sleepy
0 %
Angry
0 %
Surprise
0 %